3 Opsi Pengobatan Batu Ginjal dan Masalah Saluran Kencing, Mana Lebih Unggul?

Selamat datang Congnghenews di Portal Ini!

Congnghenews, Jakarta – Dokter Spesialis Urologi RS Siloam ASRI, Prof. Nur Rasiid menjelaskan tiga pilihan pengobatan batu ginjal dan masalah saluran kemih lainnya. 3 Opsi Pengobatan Batu Ginjal dan Masalah Saluran Kencing, Mana Lebih Unggul?

Tiga pilihan pengobatan adalah: Litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal

Litotripsi gelombang kejut ekstrakorporeal (ESWL) adalah prosedur non-invasif yang menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu ginjal menjadi potongan-potongan kecil.

Partikel-partikel ini akan melewati urin. Cara ini efektif untuk batu ginjal yang berukuran kecil namun tidak keras. nefrolitotomi tubuh Organ Vital Sudah Matang di Usia Kehamilan 30-32 Minggu, Sudah Aman Untuk Lahir?

Nefrolitotomi perkutan (PCNL) adalah prosedur pengangkatan batu ginjal dengan menggunakan alat khusus untuk membuat sayatan kecil pada kulit dengan alat endoskopi yang masuk ke dalam vena ginjal.

PCNL biasanya direkomendasikan untuk batu ginjal yang berukuran terlalu besar atau untuk kasus yang tidak dapat diobati dengan metode non-invasif lainnya. Operasi intrarenal retrograde

Bedah Intrarenal Retrograde (RIRS) adalah prosedur pembedahan yang digunakan untuk mengobati batu ginjal dan masalah lain pada sistem saluran kemih.

Prosedur ini merupakan prosedur invasif minimal yang terbukti efektif dalam mengobati batu ginjal.

Pengobatan RIRS dilakukan dengan memasukkan alat endoskopi berukuran kecil melalui saluran kemih kecil (kandung kemih), kemudian naik ke saluran kemih, dan masuk ke saluran ginjal. Alat ini dapat menjangkau seluruh saluran di ginjal karena sifatnya yang fleksibel.

Nur Rasyid menjelaskan, RIRS merupakan prosedur minimal invasif yang terbukti efektif dalam mengatasi batu ginjal.

“RIRS berguna untuk mendiagnosis dan mengobati kelainan pada saluran kemih mulai dari ureter hingga ginjal.”

Singkatnya, sistem RIRS merupakan cara yang efisien dan efektif untuk menyelesaikan masalah ginjal melalui satu sistem, jelas Nur Rasyid dalam siaran pers yang dikutip, Rabu (31/1/2024).

Guru Besar Universitas Indonesia ini juga menjelaskan banyak manfaat yang bisa didapat jika pasien memilih menggunakan metode RIRS untuk mengobati batu ginjal. Keunggulan tersebut antara lain: Minimal Invasif

Pertama, RIRS adalah prosedur non-invasif. Oleh karena itu, pasien mengalami waktu pemulihan yang lebih singkat, rasa sakit yang lebih sedikit, dan risiko infeksi yang lebih kecil dibandingkan dengan operasi terbuka. Bersihkan batu ginjal dan permukaannya sebentar

Manfaat kedua RIRS adalah kemampuannya membersihkan batu ginjal secara efektif.

RIRS memungkinkan dokter mengeluarkan batu ginjal dengan tepat. Batu ginjal yang sulit dijangkau dipecah menjadi potongan-potongan kecil, pasir, atau bahkan pasir dan dikeluarkan selama prosedur dalam porsi kecil melalui urin alami. 3 Opsi Pengobatan Batu Ginjal dan Masalah Saluran Kencing, Mana Lebih Unggul?

Hal ini dimungkinkan karena RIRS menggunakan teknologi ureteroskop fleksibel dan sinar laser.

Keuntungan ketiga adalah RIRS dapat digunakan untuk mengobati batu ginjal berukuran sekitar 2 cm. Derajat ini seringkali sulit dihilangkan dengan metode bedah lainnya.

Teknik ini memungkinkan dokter menjangkau area saluran kemih dan ginjal yang sulit dijangkau dengan presisi tinggi.

“RIRS memungkinkan pengobatan disesuaikan untuk setiap pasien.” Dokter profesional yang melakukan tindakan dapat menciptakan prosedur yang tepat berdasarkan ukuran, lokasi, dan karakteristik batu ginjal pasien,” jelas Nur Rasiid.