Air Putih Hingga Kopi, Ini 6 Minuman Terbaik untuk Turunkan Kadar Gula Darah

Sugeng rawuh Congnghenews di Website Kami!

Congnghenews – Bukan hanya apa yang dimakan saja yang bisa mempengaruhi kadar gula darah, tapi apa yang diminum juga berpengaruh. Bila ingin menurunkan gula darah, hindari minuman manis seperti jus, jus buah kemasan, dan teh manis. Air Putih Hingga Kopi, Ini 6 Minuman Terbaik untuk Turunkan Kadar Gula Darah

Namun, banyak minuman lain yang sebenarnya dapat memberikan efek positif pada metabolisme Anda. sesuatu? Berikut 6 minuman yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah menurut Eating Well Kamis 25 Januari 2024 Yuk, mainkan.

Air tidak hanya tidak mengandung kalori, tetapi juga memiliki manfaat yang signifikan dalam pengendalian gula darah, yaitu hidrasi. Minum air dikaitkan dengan risiko enam persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2, demikian temuan tinjauan dan meta-analisis tahun 2021 dalam Diabetes dan Sindrom Metabolik: Penelitian dan Tinjauan Klinis. 9 Manfaat Minum Air Rebusan Daun Kelor, Bisa Menurunkan Gula Darah dan Kolesterol

Menariknya, air mampu meningkatkan volume darah sehingga merangsang pelepasan asam amino yang mempengaruhi regulasi gula darah. Hubungan ini semakin kuat ketika orang beralih dari minuman manis (seperti soda) ke air putih. Karena dapat mengurangi asupan gula dan kalori, membantu penderita menjaga berat badan yang sehat, yang pada akhirnya dapat membantu mengontrol gula darah.

Kopi Baik Anda minum secangkir kopi berkafein atau tanpa kafein, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, menurut sebuah studi tahun 2019 di jurnal Nutrients.

Mengapa; Senyawa tumbuhan yang disebut fitokimia dalam kopi dapat mendukung kesehatan sel-sel di hati dan pankreas, yang melindungi dari perlemakan hati dan menjaga fungsi insulin (pengatur utama gula darah).

Ingatlah satu hal, apa yang Anda masukkan ke dalam kopi itu penting. Anda akan kehilangan manfaatnya jika kopi Anda mengandung gula. Jika Anda tidak menyukai kopi hitam tanpa gula, gunakan metode menyeduh kopi dengan kayu manis yang disetujui ahli diet.

Teh hitam Menurut jurnal Antioksidan yang diterbitkan pada tahun 2019, teh juga dikaitkan dengan rendahnya risiko diabetes dan komplikasinya. Senyawa dalam teh dapat meningkatkan resistensi insulin dan mengurangi stres oksidatif dan peradangan. Para peneliti bahkan mengatakan bahwa bahan teh ini dapat dikembangkan menjadi produk yang suatu saat dapat membantu mengelola diabetes.

Sebagian besar penelitian telah dilakukan pada teh hitam dan oolong, serta teh hijau. Jadi pilihlah varietas ini jika Anda ingin mengurangi gula. Sama seperti kopi, batasi tambahan gula, termasuk madu. Jika teh hitam terlalu pahit, mencampurkannya dengan teh adalah pilihan yang baik.

Teh hijau Minum teh hijau telah terbukti sedikit menurunkan kadar gula darah puasa. Hal ini didokumentasikan dalam meta-analisis tahun 2020 terhadap 27 uji coba terkontrol secara acak yang diterbitkan di Nutrisi & Metabolisme.

Katekin dalam teh hijau diketahui dapat menghambat penyerapan karbohidrat di saluran pencernaan. Ini juga dapat meningkatkan metabolisme glukosa dengan mengurangi stres oksidatif, yang semuanya dapat membantu menurunkan gula darah.

Susu Menurut studi Penelitian dan Ulasan Diabetes/Metabolisme tahun 2018, protein dalam susu sapi dapat membantu mengurangi respons glukosa darah postprandial pada penderita dan tanpa diabetes.

Protein tersebut antara lain kasein dan whey, yang dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan respons insulin, sehingga berdampak positif pada kadar gula darah. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat bagaimana konsumsi susu dapat mempengaruhi kadar A1C (tes darah yang digunakan untuk mendiagnosis diabetes). Air Putih Hingga Kopi, Ini 6 Minuman Terbaik untuk Turunkan Kadar Gula Darah

American Diabetes Association merekomendasikan untuk memilih susu bebas lemak atau rendah lemak (yang menjaga lemak jenuhnya tetap terkendali). Selain itu, susu mengandung sekitar 12 gram karbohidrat per 1 cangkir susu, menurut USDA.

Jus tomat Sebuah uji coba kecil terkontrol secara acak yang diterbitkan pada tahun 2020 di Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition mengevaluasi 25 wanita sehat. Mereka minum sekitar 7 ons jus tomat 30 menit sebelum sarapan tinggi karbohidrat. Hasilnya, peserta mengalami penurunan gula darah setelah makan dibandingkan mereka yang tidak minum jus tomat.

Meski jus tomat menambah kalori, namun serat pada tomat dapat membantu memperlambat pencernaan sehingga memperlambat kenaikan gula darah yang terjadi setelah makan. Saring jus tomat dengan menambahkan batang seledri. Penderita kondisi medis ini sebaiknya menghindari makan Crombolone Bagi penderita kondisi ini, makanan manis merupakan pantangan besar, terutama yang tidak terbuat dari gula alami, seperti buah. Congnghenews 30 Januari 2024