Airlangga Janjikan Beras Bansos Sampai Juni di Kampanye Prabowo-Gibran, Politisasi Bansos?

Selamat datang Congnghenews di Website Kami!

Congnghenews, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian) dan Ketua Umum Partai Golar Airlanga Hartarto bersama calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Lapangan Raka Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 28 Januari 2024. Dalam sambutannya, Airlangga mengajak para peserta kampanye untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari 2024 dan memilih Prabowo-Gibran. Airlangga Janjikan Beras Bansos Sampai Juni di Kampanye Prabowo-Gibran, Politisasi Bansos?

Dalam sambutannya, Airlan menyoroti program bantuan yang diajukan pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Program pemerintah Pak Jokowi hari ini membagikan kartu sembako. Sudah terima belum?” Minggu, 28 Januari 2024 hingga Airlang yang disaksikan Tempo secara live di channel YouTube Gibran Rakabuming. “Pemerintah memberikan bantuan beras 10 kg hingga Juni. Apakah Anda mau menerimanya?”

Kubu Airlanga 02 berjanji akan mengamankan program beras pemerintah untuk kepentingan pemilu mereka di tengah maraknya tuduhan mempolitisasi beras kesejahteraan. Namun Airlanga tak menjelaskan secara gamblang dalam sambutannya bahwa hingga Juni 2024, bantuan sosial beras sebanyak 10 kilogram itu hanya akan disalurkan jika Prabowo-Gibran menang dan dibatalkan jika pasangan tersebut kalah.

Sebelumnya, Airlangga mengklaim Prabowo-Gibran tidak menggunakan bansos Bulog untuk berkampanye.

“Paslon tidak ada yang memiliki program yang menggunakan bantuan sosial masyarakat,” kata Airlangga usai menghadiri acara tadarus Al-Quran di Bekasi, Kamis malam, 25 Januari 2024.

Airlan mengatakan bansos merupakan program negara. Ketua Tim Kampanye Nasional atau Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibrani ini juga membenarkan, tidak ada program Paslon Nomor Urut 02 yang ditawarkan kepada masyarakat pengguna bantuan sosial negara. Masih Jadi Backbone Kelistrikan Jawa, PLN Putar Otak untuk Tekan Emisi dari PLTU Suralaya

Sebelumnya, Ketua Dewan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi juga membantah bansos dipolitisasi. Ia mengatakan, bantuan pangan tersebut tetap dilanjutkan sesuai instruksi Presiden Jokowi.

“Ini tidak ada hubungannya dengan politik,” kata Arief, 1 Januari lalu.

Namun politisasi bansos menjadi perbincangan. Selain itu, foto beras Bulog Stabilisasi Pangan dan Stabilisasi Harga (SPHP) dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan stiker Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dibagikan di platform media sosial X. Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan Badan Pemantau Pemilu atau Bawaslu harus menyelidiki klaim bantuan beras dari politisi.

Antara mengutip pernyataan Maruf Amin pada Kamis, 25 Januari 2024: “Biarkan Bawaslu menerima apakah ada pelanggaran (keputusan) atau tidak.”

Sementara itu, Bhima Yudhisthira, Direktur Pusat Penelitian Ekonomi dan Hukum (Celios), mengatakan manfaat sosial dari beras harus dinilai dalam skala yang lebih besar. Sebab potensi penyimpangannya sangat tinggi. Dalam konteks politisasi bansos yang dilakukan kampanye, Bhima juga khawatir bansos akan dijadikan alat pengumpul suara.

“Kami khawatir calon presiden dan wakil presiden yang menyalahgunakan kesejahteraan diberikan kepada masyarakat miskin yang dianggap sebagai pemilih potensial,” kata Bhima, Rabu, 24 Januari 2024.

Selain menyikapi persoalan beras bansos, Presiden Jokowi juga menyinggung prestasi Presiden Jokowi dalam pembangunan jalan tol. Airlangga mengatakan berkat pembangunan tol yang dibangun pada masa pemerintahan Jokowi, perjalanan Jakarta-Semarang kini bisa ditempuh dalam 5 jam. Padahal, menurut Eirlangga, perjalanan biasanya memakan waktu 10 jam.

“Lanjutkan program? Apakah kamu ingin melanjutkan?” – tanya Airlanga.

Selain itu, Airlangga juga mendengar program kampanye Prabowo-Gibrani berupa pendidikan gratis serta makan siang dan susu gratis bagi pelajar.

RIRI RAHAYU | ADINA YASMIN PRASETYO | ADI WARSONO | ANNISA FEBIOLA | RIANI SANUSI | Kadang

Pilihan Editor: Direktur Utama BRI mengatakan pekerjaan baru ini tidak akan tergantikan oleh teknologi di masa depan

Ganjar Pranovo mengaku yakin pembagian bantuan sosial (banso) tidak akan mempengaruhi pilihan warga pada Pilpres 2024.

Pada acara pembagian bansos yang digelar Polri, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengimbau masyarakat memilih calon presiden yang ingin melanjutkan program Jokowi. Baca selengkapnya

Airlangga Hartarto bercerita tentang petisi yang diajukan banyak akademisi universitas. Baca selengkapnya

TKN Prabowo-Gibran mengaku tidak melihat debat sebagai alat pemilu untuk memperbesar peluangnya terpilih. Baca selengkapnya

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang merupakan Komut PT Pertamina (Persero) alias Komut dipastikan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama. Baca selengkapnya Airlangga Janjikan Beras Bansos Sampai Juni di Kampanye Prabowo-Gibran, Politisasi Bansos?

Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak mengatakan, meski partai Prabowo-Gibran membayar sewa gedung, namun posisinya salah total. Baca selengkapnya

Debat capres terakhir disebut-sebut sebagai upaya menentukan tujuan masing-masing pasangan calon. Baca selengkapnya

Civitas akademika Unpad akan kritis terhadap Presiden Joko Widodo alias Jokowi di kampus Dipatiukuri Unpad, Sabtu. Baca selengkapnya

Sumber Tempo menyebutkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Dravati mendapat tekanan untuk mengucurkan dana masyarakat untuk bantuan sosial pangan. Baca selengkapnya

Kabar bohong atau informasi bohong mengenai Prabowo Subianto menderita stroke dan dipindahkan ke RSPAD beredar di WhatsApp. Baca selengkapnya