Astronot Termuda China Berangkat ke Luar Angkasa dalam Misi 6 Bulan

Wecome Congnghenews di Website Kami!

VIVA Techno – Awak astronot termuda Tiongkok telah memulai misi enam bulan ke stasiun luar angkasa, dalam program luar angkasa yang sedang berkembang yang berencana mengirim manusia ke Bulan pada tahun 2030-an. Astronot Termuda China Berangkat ke Luar Angkasa dalam Misi 6 Bulan

Awak roket Shenzhou-17 lepas landas dengan roket Long March 2F dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut Tiongkok pada Kamis, 26 Oktober 2023 pukul 11:14 (03:14 GMT).

Awak yang terdiri dari tiga orang tersebut dipimpin oleh mantan pilot angkatan udara Tang Hongbo, 48, yang bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat pada tahun 1995 dan akan melaksanakan misi pertama ke stasiun luar angkasa, yang dikenal sebagai Tiangong, pada tahun 2021. Geger Astronom Sebut Planet Ini Ada Alien, Ini Alasannya

Astronot lainnya, yang dikenal sebagai taikonaut di Tiongkok, adalah Tang Shengjie, 33, dan Jiang Xinlin, 35, yang melakukan perjalanan pertama mereka ke luar angkasa.

Awak yang semuanya laki-laki ini merupakan yang termuda dalam misi ke stasiun luar angkasa, dengan usia rata-rata 38 tahun.

Setelah roket berada di udara selama sekitar 15 menit, seorang pejabat program luar angkasa menyatakan peluncuran tersebut “sukses total”.

“Impian luar angkasa Tiongkok telah mencapai puncaknya di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping,” ujarnya, mengutip Al Jazeera.

Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini telah menggelontorkan miliaran dolar untuk program luar angkasa yang dipimpin militer dalam upayanya untuk mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat dan Rusia.

Tiangong yang akan selesai dibangun pada akhir tahun 2022 ini mampu menampung maksimal tiga astronot dengan ketinggian orbit hingga 450 km dengan umur operasional lebih dari 15 tahun.

Ke-17 astronot Shenzhou tersebut akan menggantikan awak Shenzhou-16 yang tiba di Tiangong pada akhir Mei tahun depan dan akan kembali ke Bumi pada 31 Oktober.

Beijing bertujuan untuk mengirim misi berawak ke Bulan pada tahun 2030 dan berencana membangun pangkalan di permukaan Bulan.

Wakil Direktur Lin menegaskan kembali tujuan tersebut, dengan mengatakan bahwa “tujuan pendaratan warga Tiongkok di bulan pada tahun 2030 akan tercapai sesuai jadwal.”

Astronot pertama Tiongkok semuanya adalah mantan pilot angkatan udara, namun seleksi telah diperluas dalam beberapa tahun terakhir dan seiring dimulainya seleksi untuk angkatan keempat penjelajah ruang angkasa, Tiongkok sedang mencari kandidat doktor dalam berbagai disiplin ilmu mulai dari biologi, fisika dan kimia hingga teknik biomedis dan astronomi. . Astronot Termuda China Berangkat ke Luar Angkasa dalam Misi 6 Bulan

Ia juga untuk pertama kalinya membuka proses bagi pelamar dari Hong Kong dan Makau.

Seorang pejabat senior di program luar angkasa Tiongkok mengatakan awal tahun ini bahwa Beijing juga berencana memulai proses seleksi dan pelatihan bagi astronot asing yang ingin mengikuti penerbangan bersama ke Tiangong.

Pelamar harus fasih berbahasa Mandarin, yang merupakan bahasa kerja Tiangong. Mantan Menteri Perdagangan Lutfi menceritakan kisah hilirisasi Indonesia, China, dan Eropa yang mengkhawatirkan.Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan keberhasilan hilirisasi yang dilakukan pemerintah Indonesia membuat negara berkembang resah. . Congnghenews 1 Februari 2024