Gangrene: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatannya

Selamat datang Congnghenews di Website Kami!

Jakarta – Gangrene: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatannya

Gangren adalah suatu kondisi matinya jaringan tubuh akibat kekurangan darah di bagian tubuh tersebut. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyakit tertentu, cedera, dan infeksi bakteri.

Setiap bagian tubuh dapat terkena gangren, namun penyakit ini terutama terjadi pada jari tangan atau kaki, tangan dan kaki.

Seseorang dengan kondisi ini memerlukan perhatian medis segera. Namun gangren yang tidak ditangani dengan baik bisa berakibat fatal. Penyebab gangren Duh, Kasus Kanker di Usia Muda Meningkat Drastis

Menurut situs Cleveland Clinic, gangren disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu. Padahal, darah berperan penting dalam menyuplai oksigen, nutrisi, dan jaringan tubuh.

Ketika jaringan tubuh tidak menerima darah, sel-sel mati. Infeksi kemudian dapat berkembang dan jaringan tubuh akan mulai mati.

Penyebab gangguan sirkulasi antara lain infeksi jaringan, cedera, atau luka dalam yang memengaruhi otot, serta kondisi medis yang mengurangi aliran darah, termasuk diabetes, aterosklerosis, penyakit arteri perifer, radang dingin parah, serta merokok dan jenis gangren obesitas.

Gangren terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu sebagai berikut: 1. Gangren kering

Hal ini sering ditemukan pada penderita diabetes, penyakit autoimun, dan penyakit pembuluh darah. Gangren kering biasanya menyerang tangan dan kaki. Hal ini terjadi akibat gangguan sirkulasi yang buruk sehingga sirkulasi darah pun terganggu. gangren lembab

Gangren disebabkan oleh penyumbatan aliran darah yang diikuti oleh infeksi bakteri. Disebut gangren basah karena lepuh pada kulit mengeluarkan nanah. Kondisi ini bisa dengan cepat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Gangren basah terdiri dari beberapa jenis, antara lain: Gangren internal: Gangren jenis ini berhubungan dengan organ dalam yang terinfeksi seperti usus buntu, usus besar, atau kandung empedu. Sebab, gangren gas terjadi ketika infeksi bakteri Clostridium berada pada otot atau organ tubuh. Bakteri ini diketahui mengeluarkan racun berbahaya yang mungkin tertinggal di jaringan tubuh. Gangren Fournier: Gangren jenis ini disebabkan oleh infeksi pada alat kelamin. Jika infeksi memasuki aliran darah, hal ini dapat mengancam jiwa. Gangren Fournier jarang terjadi dan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Gejala gangren

Bila gangren mengenai kulit, gejala-gejala berikut dapat terjadi: perubahan warna kulit, pucat menjadi biru atau ungu hingga merah kehitaman, bengkak disertai kulit melepuh, keluar cairan berbau busuk dari luka, nyeri hebat yang tiba-tiba diikuti mati rasa tipis, mengkilat, atau kulit tidak berbulu. Kulit dingin atau dingin saat disentuh, sedikit demam, lemas.

Jika bakteri penyebab gangren menyebar ke seluruh tubuh, bisa terjadi syok septik. Tanda dan gejala syok septik meliputi: Tekanan darah rendah. Suhu tinggi atau suhu tubuh di bawah 37 derajat. detak jantung yang cepat sakit kepala ringan. Kegagalan udara. kebingungan. Diagnosis gangren.

Seorang dokter atau penyedia layanan kesehatan akan mendiagnosis gangren berdasarkan gejala dan riwayat kesehatan. Pemeriksaan fisik berikut dapat dilakukan: Tes darah untuk memeriksa infeksi. Tes kultur bakteri untuk menentukan jenis bakteri yang terlibat. Tes pencitraan seperti CT dan MRI untuk memastikan diagnosis dan menilai penyebaran. Tes untuk memeriksa aliran darah ke area tubuh yang terkena gangren. Pengobatan gangren

Pengobatan gangren bertujuan untuk mengangkat jaringan mati, menghentikan penyebaran infeksi, dan mengobati kondisi penyebab gangren. Pengobatan yang diberikan tentunya tergantung dari jenis gangrennya.

Menurut WebMD, pengobatan gangren meliputi: 1. Pembedahan Gangrene: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatannya

Pembedahan dilakukan untuk mengangkat jaringan gangren yang mati untuk mencegah penyebaran infeksi. Operasi dilakukan dengan mengamputasi anggota tubuh yang terkena. Terapi oksigen

Terapi oksigen hiperbarik diindikasikan untuk pengobatan gangren basah. Terapi ini dilakukan dengan memasuki ruangan khusus berisi oksigen dengan tekanan lebih tinggi. Ini akan meningkatkan aliran darah, mempercepat penyembuhan jaringan, dan memperlambat pertumbuhan bakteri. Suntikan antibiotik

Orang dengan gangren juga mungkin menerima suntikan antibiotik untuk mengobati dan mencegah infeksi.

Gangren dapat dicegah antara lain dengan pola hidup sehat, menurunkan berat badan, dan tidak merokok. Demikian tadi penjelasan singkat mengenai penyakit ini, semoga membantu. Simak video “Seorang dokter menjelaskan faktor penyebab penyumbatan pembuluh darah dan risikonya” (fds/fds)