Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha

Sugeng rawuh Congnghenews di Website Kami! 5 Fitur Unggulan Aspire 3 Spin 14, Laptop Bisa Jadi Tablet

Jakarta – Pengembangan bisnis berkelanjutan merupakan strategi penting dalam mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya. Upaya keberlanjutan usaha memungkinkan pelaku usaha mengurangi dampak lingkungan, menghemat biaya, meningkatkan reputasi dan menciptakan peluang pasar baru. dari mereka. Tidak hanya terdapat komitmen global melalui perjanjian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), para pelaku usaha juga memiliki komitmen yang sama untuk mencapai nol emisi. Selain itu, pasar global dan generasi muda sepakat untuk membeli produk dengan kontribusi karbon lebih rendah, meskipun harganya lebih tinggi.” Jadi para pelaku usaha, komunitas global dan masyarakat serta lembaga keuangan mempunyai keinginan yang sama untuk mewujudkan transisi bisnis hijau,” ujar Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan. Kepada generasi tertinggi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan menerapkan ESG memerlukan peran dan kontribusi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, akademisi, dunia usaha hingga pemerintah.” Menerapkan ESG atau keberlanjutan dalam praktiknya tidaklah murah. Apalagi jika Anda melakukannya sendiri. Oleh karena itu, akan ada lebih banyak kerja sama, lebih banyak aturan yang terkoordinasi dengan baik dan akan memberikan struktur politik yang komprehensif. Ini akan membuat lebih mudah dan menarik “setiap perusahaan harus membuat model bisnis ESG,” ujarnya. Di mata Wakil Presiden Sekretaris Jenderal Danon Indonesia Vera Galuh, salah satu cara untuk menerapkan gerakan bisnis hijau adalah melalui Neraca Air Positif, dimana air yang dikembalikan ke lingkungan harus lebih banyak dibandingkan air yang ada di dalamnya. . Pihaknya juga memastikan selalu melakukan pengukuran implementasi secara independen karena bekerja sama dengan BRIN. Selain itu, sejak tahun 2016, Danone menerapkan kebijakan cuti melahirkan selama 6 bulan bagi ibu dan 10 hari kerja bagi ayah. Vera meyakini, orang-orang kunci harus mampu menjamin stabilitas dengan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memberikan perhatian maksimal kepada anak-anaknya. sejak lahir. Pada aspek kesehatan ini, Danone Indonesia juga bertujuan untuk mendukung penurunan angka stunting di Indonesia melalui 3 pendekatan yaitu nutrisi, pola asuh dan kebersihan. “Program unggulan yang dilaksanakan di daerah ini, seperti program Isi Piringku, AMIR, WAS, Pencegahan Stunting, WASH, Sekolah Sehat,” kata Vera. Bukankah lebih buruk lagi Istri Gibran, Selvi Ananda, menyarankan ibu hamil untuk selalu memeriksakan kandungannya Congnghenews 2 Februari 2024 Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha

Gerakan Bisnis Hijau dan Ekonomi Sirkular: Norma Baru Pelaku Usaha