Hubungan Toxic: Ini 5 Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting, Rela Dikasarin Pasangan!

Selamat datang Congnghenews di Website Kami!

Congnghenews – Jika Anda sedang menjalin hubungan romantis, Anda perlu mewaspadai tindakan gaslighting baik berupa kekerasan fisik maupun emosional yang dilakukan pasangan, bahkan hingga dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Hubungan Toxic: Ini 5 Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting, Rela Dikasarin Pasangan!

Tujuan dari gaslighting adalah pelaku ingin menguasai korbannya, sehingga korban selalu mempertanyakan cara berpikirnya.

Dampaknya adalah sulit bagi korban untuk meninggalkan hubungan yang beracun atau penuh kekerasan, meskipun mereka telah teraniaya dan terluka secara emosional.

Berikut tanda-tanda Anda mengalami gaslighting dari pasangan yang perlu Anda waspadai, seperti dikutip orang dalam, Kamis (20/10/2022). Waspada Donovanosis, Penyakit Menular Seksual Langka

1. Menyangkal bahwa Anda diperlakukan dengan kasar. Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/Polina Zimmerman)

Gaslighting seringkali membuat korbannya meragukan dirinya sendiri, meskipun mereka bersikap kasar dan menyangkal bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi.

“Korban mulai mempertanyakan nalurinya dan semakin bergantung pada ‘simulasi’ yang diciptakan pelaku, sehingga mereka merasa terus menerus bergantung pada pelaku,” kata psikoterapis pernikahan dan keluarga Tina B Ticino.

2. Minta maaf karena tidak sengaja melakukannya

Korban gaslighting biasanya sulit keluar dari hubungan yang penuh kekerasan dan beracun karena pelakunya sangat manipulatif sehingga sering mengakui bahwa dirinya tidak sengaja bersikap kasar, meminta maaf, bahkan menunjukkan penyesalan.

Cara ini dilakukan dengan tujuan agar korban menyalahkan dirinya sendiri dan mengalihkan tanggung jawabnya kepada pasangannya.

3. Perasaan bersalah dan bodoh

Saat gaslighting terjadi, korban akan merasa bodoh dan salah mengartikan hubungan yang penuh kekerasan sebagai hubungan biasa.

Dampaknya, korban merasa menjadi orang jahat ketika mencoba melaporkan atau memutuskan hubungan dengan pelaku.

4. Cinta selalu menjadi alasan

Karena alasan cinta saja, banyak orang yang rela dikekang, dibatasi, bahkan dipukuli atau dianiaya jika tidak memenuhi ekspektasi atau keinginan pasangannya.

Akibatnya, korban merasa jika menolak perilaku kasar tersebut dianggap tidak baik dan menganggap apa yang dilakukan pelaku adalah untuk kepentingan korban dan hubungan itu sendiri. Hubungan Toxic: Ini 5 Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting, Rela Dikasarin Pasangan!

5. Dianggap terlalu sensitif

Hubungan yang baik harus bisa saling berbagi dan menerima kontribusi sehingga pada akhirnya sama-sama tumbuh.

Namun jika pasangan Anda mengkritik perilaku kasar pasangan Anda, itu dianggap sensitif. Padahal, perilaku tersebut dirancang untuk membuat korbannya merasa kurang percaya diri sehingga selalu bertahan dalam hubungan.