Ribuan Wilayah di AS Akan Menjadi Kota Hantu pada 2100

Sugeng rawuh Congnghenews di Portal Ini!

NEW YORK – Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Climate Change pada Juli 2023 menemukan bahwa ribuan kota di Amerika Serikat bisa berubah menjadi kota anonim pada tahun 2100. Ribuan Wilayah di AS Akan Menjadi Kota Hantu pada 2100

Studi ini menggunakan model iklim untuk menunjukkan dampak perubahan iklim terhadap populasi perkotaan di Amerika Serikat.

Menurut Science Alert, penelitian menunjukkan bahwa jika suhu global meningkat sebesar 2 derajat Celcius, sekitar 1.200 kota di Amerika Serikat akan kehilangan lebih dari 25% populasinya.

Jika suhu global naik hingga 4 derajat Celcius, sekitar 2.000 kota akan kehilangan lebih dari 50% populasinya. Aset Kripto (Ternyata) Nyaman dan Tidak Menakutkan

Kebalikan dari kota hantu besar adalah kota pesisir, dimana kenaikan permukaan laut akan menyebabkan banjir dan erosi pantai.

Kota-kota di daerah kering dimana kekeringan dan kebakaran hutan akan semakin sering terjadi dan parah juga mempunyai risiko yang lebih besar untuk menjadi kota hantu.

Berikut beberapa kota di Amerika Serikat yang akan menjadi kota hantu pada tahun 2100:

1. Miami, Florida

2. New Orleans, Louisiana

3. Norfolk, Virginia

4. Charleston, Carolina Selatan

5. Galveston, Texas

6. Los Angeles, Kalifornia

7. Oakland, Kalifornia

8. San Fransisco, Kalifornia

9.Seattle, Washington Ribuan Wilayah di AS Akan Menjadi Kota Hantu pada 2100

Para peneliti mendefinisikan kota seperti yang didefinisikan oleh Biro Sensus AS: kumpulan orang-orang di lingkungan yang biasa kita sebut lingkungan, desa, dan kota kecil, serta kota besar.

“Banyak penelitian terfokus pada kota-kota besar, namun hal ini tidak memberikan kita perkiraan seberapa parah permasalahannya,” kata Sutradhar kepada Rachel Nuwer di Scientific American.

Dampak perubahan iklim terhadap perkotaan di Amerika akan sangat signifikan. Kota ini telah menjadi kota hantu yang kehilangan sumber daya ekonomi dan sosialnya. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya kemiskinan, kejahatan dan konflik.

Studi ini merupakan rekomendasi kuat untuk memobilisasi pemerintah dan masyarakat Amerika Serikat untuk mengambil tindakan guna mengurangi emisi dan memerangi perubahan iklim.