Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Wecome Congnghenews di Portal Ini!

Congnghenews – Seringkali para ibu menghadapi masalah karena anaknya bermasalah. Menangis terus menerus, mengganggu waktu tidur. Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Anak pemalu sering kali muncul karena masalah popok, kulit, dan lain-lain. Masalah ini sering terjadi pada bayi karena kesalahan atau cara penggunaan popok.

Kondisi ini menimbulkan masalah dermatitis, terutama pada area yang tertutup popok. Faktanya, masalah ruam menyebabkan kemerahan pada kulit bayi Anda. Ilustrasi popok bayi. (Stok Shutter) 4 Cara Mindful Eating Menurut Pakar Biar Nggak Lapar Melulu

Namun, ruam popok dan ruam kulit sepertinya menjadi masalah lain bagi bayi. Brand Manager MAKUKU Indonesia Lucky Zheng mengatakan masalah ini terjadi karena berbagai alasan.

Ruam kulit

Lucky Zheng menjelaskan, sekitar 75% kerusakan kulit disebabkan oleh kesalahan pemilihan popok.

“75% ruam kulit bayi disebabkan oleh pemilihan popok yang salah sehingga menyebabkan iritasi dan kemerahan,” kata Lucky Zheng dalam siaran pers MAKUKU SAP Diapers Pro Care (13 Oktober 2022).

Tidak memilih popok bisa disebabkan oleh penyebab ruam kulit lainnya, seperti tidak mengganti popok tepat waktu.

Ruam popok

Sementara itu, ruam popok tidak jauh berbeda. Masalah ini juga bisa disebabkan oleh pemilihan popok yang salah. Namun penyebab ruam lainnya berbeda. Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh berbagai macam penyebab, antara lain: Penutup popok basah terlalu berat atau tidak memberikan sirkulasi udara yang baik.

Mencegah dua masalah mendesak tersebut memerlukan penanganan khusus. Demam dan masalah kulit memerlukan cara untuk mencegahnya, kata dokter anak Scorpicanrus Tumpal Andreas Christian Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A.

Cara utama untuk mencegahnya adalah dengan rutin mengganti popok, terutama popok penuh. Dokter Andreas menjelaskan, urine yang Anda lihat akan mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Hal ini menyebabkan ruam pada kulit.

Oleh karena itu, penggantian popok perlu dilakukan secara rutin. Untuk bayi baru lahir, sebaiknya diganti setiap 2 jam. Sedangkan untuk bayi usia 1 hingga 12 bulan, penggantiannya memakan waktu kurang lebih 2 hingga 3 jam. Selain itu, untuk anak di bawah 12 bulan, terdapat perbedaan waktu sekitar 3 hingga 4 jam. Namun jika terkontaminasi harus segera diganti. Sering Diabaikan Para Ibu, Ketahui Penyebab Ruam Kulit dan Popok Serta Cara Mencegahnya

Mengganti popok juga memberi ruang pada kulit untuk bernapas. Ini akan mencegah munculnya ekor di kulit. Penting juga untuk mengoleskan krim yang mengandung seng oksida. Kandungan zinc oksida membantu mencegah munculnya ruam pada kulit bayi Anda.

“Penting untuk mengganti popok bayi Anda setidaknya setiap tiga hingga empat jam. Ini karena memberi ruang dan istirahat pada kulit. Di sisi lain, orang tua dapat memberikan anaknya krim apa saja yang mengandung zinc oxide. “Ini akan membantu mencegah ruam di kemudian hari,” jelas dr Andreas.