Seharian di Zona Merah, IHSG Hari Ini Ditutup Loyo di 7.198

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan terakhir hari ini ditutup melemah dan menghabiskan hari ini di zona merah. Saham IHSG ditutup melemah 40,17 poin atau 0,55% pada 7.198 poin.

Pada penutupan perdagangan Senin (5/2/2024), terdapat 200 saham menguat, 335 saham melemah, dan 231 saham stabil. Volume perdagangan mencapai Rp 11,2 triliun dari 33,2 miliar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah 0,49% ke 979,803, indeks JII melemah 1,25% ke 527,53, indeks IDX30 melemah 0,4% ke 497,579, dan indeks MNC36 melemah 0,19% ke 371,495.

Indeks sebagian besar sektor melemah: bahan mentah 1,63%, industri 0,89%, siklus 0,83%, layanan kesehatan 0,37%, keuangan 0,13%, properti 0,16%, teknologi 0,83%, infrastruktur 0,67%. Sementara sektor yang menguat adalah energi 0,35%, non-siklus 0,03%, transportasi 0,43%.

Sementara itu, saham nomor satu PT Maja Agung Lestari Tbk (SURI) menguat 24,32% ke Rp690, PT Pulau Subur Tbk (PTSP) menguat 18,03% ke Rp288, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (.) menguat 9,93%. menjadi Rp7.475.

Di antara yang mengalami kerugian terbesar adalah PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) yang turun 10,00% menjadi Rp153, PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI) yang turun 8,11% menjadi Rp34, dan PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (Jlumped7,48 shilling). % seharga Rp 272.

Sedangkan tiga besar saham yang paling banyak diperdagangkan adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Pasar Tunggu Arah Kebijakan The Fed, IHSG Perkasa Hari Ini

Bank Sentral Republik Amerika Serikat (AS). Federal Reserve. IHSG ditutup menguat 35,05 poin atau 0,49 persen pada 7.192,22. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,78 poin atau 1,02 persen menjadi 971,70.

“Pasar regional Asia masih mixed, seiring dengan sikap pasar yang masih berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada Rabu (31/1) waktu setempat,” ujar tim riset Pilarmas Investindo Securitas dalam kajian yang dilakukan di Jakarta.

Pasar bersiap menyambut keputusan kebijakan moneter The Fed pada Rabu (31/1) waktu AS, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah. Namun, pelaku pasar akan fokus pada komentar Ketua Fed Jerome Powell setelah ia mengisyaratkan bahwa The Fed akan melakukan siklus penurunan suku bunga pada Desember 2023. Menanti pengumuman ini akan memberikan panduan mengenai waktu dan kecepatan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut pada tahun ini.

Di sisi lain, pasar juga mencermati keputusan pengadilan Hong Kong yang melikuidasi raksasa real estat Tiongkok, Evergrande. Keputusan tersebut akan berdampak pada sektor real estat Tiongkok dan sektor lainnya, salah satunya adalah perusahaan keuangan Tiongkok yang sering berinvestasi pada proyek real estat.

Dengan awal yang baik, IHSG masih bertahan di teritori positif hingga akhir sesi perdagangan pertama. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di zona hijau hingga penutupan pasar saham. Berdasarkan indeks sektor IDX-IC, terdapat empat sektor yang mengalami kenaikan yaitu sektor teknologi sebesar 2,46 persen, sektor kesehatan, dan sektor kebutuhan pokok konsumen masing-masing sebesar 0,69 persen dan 0,64 persen.

Sementara tujuh sektor terkoreksi dipimpin oleh sektor transportasi dan logistik yang melemah paling dalam sebesar minus 1,33 persen, sektor keuangan, dan sektor infrastruktur masing-masing minus 1,30 persen dan 0,59 persen.

SMGA, MSKY, GOTO, RGAS dan ADMR merupakan saham-saham yang paling menguat. CGAS, SMLE, BPTR, SRAJ dan WIDI adalah kelompok yang paling merugi.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.107.913 kali transaksi, jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,88 miliar lembar saham senilai Rp 10,39 triliun. Total ada 253 saham menguat, 276 melemah, dan 239 stagnan.

Di bursa regional Asia siang ini, indeks Nikkei menguat 39,00 poin atau 0,11 persen ke 36.065,89, indeks Hang Seng melemah 373,79 poin atau 2,32 persen ke 15.703,45, dan Shanghai Composite Index melemah 3,83 poin atau 521 persen. Indeks Times naik 7,78 poin atau 0,25 persen menjadi 3.148,09.