Resmi! Harga BBM di SPBU Pertamina Berlaku 1 Februari 2024

Congnghenews menyebutkan PT Pertamina (Persero) di Jakarta tidak akan mengubah harga BBM bersubsidi yang dijual di seluruh SPBU di Indonesia melalui PT Pertamina Patra Niaga.

Menurut Sekretaris Jenderal Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, harga BBM nonsubsidi berupa seri Pertamax dan seri Dex tidak mengalami kenaikan maupun penurunan sejak 1 Februari 2024.

Irto dalam keterangannya, Kamis (1/2/2024): “Harga tersebut berlaku untuk Pulau Jawa dan daerah yang memiliki Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%.

Sedangkan harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan maupun penurunan mulai 1 Februari 2024.

Pertamina NRE dan Hitachi Energy Berkolaborasi Kembangkan Teknologi Konservasi Energi

Congnghenews, Jakarta – Pertamina Energi Baru dan Terbarukan (Pertamina NRE) mengumumkan kerja sama dengan perusahaan teknologi global di bidang ketenagalistrikan yaitu Hitachi Energy.

Kerja sama antara Pertamina NRE dan Hitachi Energy terkait konservasi energi dan inovasi sistem ketenagalistrikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman pada Senin (22/1).

Baca juga: Dorong transisi energi, Pertamina tuan rumah sekolah energi mandiri pertama di Papua

Ditandatangani oleh CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro dan Country Manager Hitachi Energy Indonesia Predrag Grupkovic.

Dalam kerja sama tersebut, keduanya sepakat untuk meneliti dan mengembangkan solusi inovatif yang dapat diterapkan di berbagai bidang, termasuk pengelolaan sumber daya energi dan konservasi energi di lingkungan Pertamina NRE.

Baca Juga: Pertamina Kenalkan Desa Wisata Binaan dan Produk UMKM Pilihan di Pameran di Belanda

Direktur Utama Pertamina NRE Dannif Danusaputro mengatakan kolaborasi strategis ini mencerminkan komitmen pihaknya dalam mengadopsi teknologi inovatif guna meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak lingkungan.

“Kami yakin kerja sama dengan Hitachi akan meningkatkan nilai Pertamina NRE dan membawa manfaat besar bagi industri energi di Indonesia,” kata Denif Dansputro dalam keterangannya, Selasa (23/1).

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Toyota Kembangkan Ekosistem Hidrogen untuk Transportasi

Bersama Danif, Pradrag juga menyambut baik kesempatan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Hitachi Energy bangga dapat bermitra dengan Pertamina Energi Baru dan Terbarukan untuk membantu Indonesia melakukan transisi energi penting menuju masa depan energi berkelanjutan,” kata Predrag di acara yang sama.

Ia yakin kolaborasi ini akan membantu upaya mitigasi iklim Indonesia dengan mempercepat transisi energi.

Predrag menekankan dukungan perusahaan untuk mempercepat transisi energi guna mencapai target penurunan emisi Indonesia pada tahun 2060.

“Kami telah mendukung perjalanan Indonesia menuju netral karbon, dan kami berharap perjanjian kerja sama ini dapat memberikan kontribusi lain dalam transisi energi dengan mendorong kerja sama antara Hitachi Energy dan Pertamina Energi Baru dan Terbarukan.”

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi jejak karbon kegiatan EBT Pertamina.

Hitachi Energy akan berbagi ilmu dengan Pertamina NRE mengenai topik terkait sistem tenaga listrik dan energi baru terbarukan.

Selain itu, kerja sama juga akan melakukan kajian teknis bersama tingkat makro mengenai energi baru dan terbarukan, sistem tenaga listrik hybrid, keandalan dan manajemen energi di pembangkit listrik Pertamina NRE.

Bagi Pertamina NRE yang menjalankan bisnis ramah lingkungan, inovasi teknologi merupakan aspek yang sangat penting dan strategis.

Untuk itu, kolaborasi dengan Hitachi Energy merupakan langkah yang tepat, khususnya dalam hal pemantauan transisi energi di Indonesia dan mendukung pencapaian ambisi Net Zero Emission 2060.

Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina NRE dalam menerapkan aspek ESG dalam operasional bisnisnya.

Vice President PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menambahkan, kerja sama dengan Pertamina NRE ini merupakan komitmen Pertamina untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan transisi energi di Indonesia.

Sebagai pemimpin transisi energi, kata Fadjar, Pertamina terus menjajaki inovasi dan peluang baru, termasuk mendorong pencapaian tujuan net zero emisi di Indonesia melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra.

“Ini juga yang menjadi fokus Pertamina NRE dengan bisnisnya di bidang energi baru dan terbarukan,” jelas Fadjar.

Di Indonesia, Hitachi Energy telah mendukung infrastruktur ketenagalistrikan selama lebih dari 30 tahun.

Perusahaan juga terlibat dalam beberapa proyek transisi energi, termasuk proyek microgrid di Nusa Penida, Bali, yang salah satunya dipamerkan pada KTT G20 di Bali. (mrk/jpnn)

Pertamina Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Sekolah Energi Berdikari di Semarang

Congnghenews, SEMARANG – Pertamina menghimbau generasi muda untuk lebih memperhatikan lingkungan melalui pendidikan dan pemanfaatan energi berkelanjutan melalui program sekolah mandiri energi di SMA Negeri 14 Semarang, Rabu (13/12).

Hal ini dilakukan Pertamina mengingat peran generasi muda dalam masa depan dunia yang berkelanjutan harus dilatih sejak dini.

BACA JUGA: Pertamina Gandeng Denjaka TNI AL Lindungi Obvitnas, Ada Simulasi, Menegangkan

SMAN 14 Semarang sendiri merupakan sekolah Adiwiyata dan salah satu dari sepuluh pionir sekolah energi mandiri Pertamina di Indonesia.

Fadjar Djoko Santoso, Direktur Komunikasi Pertamina, mengatakan program ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk mendorong generasi muda untuk menjaga lingkungan dan menebar manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

BACA JUGA: HUT Pertamina ke-66, berikut tiga strategi jangka panjang yang akan dijalankan

Fadjar mengatakan, Pertamina tidak hanya menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri, tapi juga merealisasikan kapasitas masyarakat melalui proyek sosial dan lingkungan hidup (TJSL).

Fadjar menjelaskan: “Salah satunya adalah program sekolah mandiri energi yang dilakukan oleh Pertamina. Tujuan dari program ini adalah untuk mendukung pemerintah dalam melaksanakan proses transformasi energi pada sektor pendidikan dan generasi muda.”

BACA JUGA: Pertamina EP berhasil temukan 2 sumur migas baru, berikut lokasinya

Tujuan dari program ini adalah untuk mendukung Sekolah Adiwiyata dan mengajak siswa untuk berperan langsung dalam menjaga lingkungan.

Hal ini dilakukan agar Pertamina berkomitmen dalam melaksanakan tujuan lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) dan pembangunan berkelanjutan (SDG), poin keempat yaitu pendidikan berkualitas, poin ketujuh yaitu energi bersih dan murah, dan poin ke-13 yaitu perubahan iklim. .

Selain pelatihan peduli lingkungan dan energi terbarukan, Pertamina memberikan energi bersih dengan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 3,3 Kwp yang diperkirakan dapat mengurangi emisi karbon sebesar 3.820 kg CO2 eq/tahun dan menghemat biaya listrik untuk kebutuhan penelitian. melalui laboratorium sekolah.

Selain itu, Pertamina juga membantu pemanfaatan EBT yaitu Energi Terbarukan dengan mendorong siswa berinovasi di bidang teknologi energi melalui Upcycling Expo dan bengkel pertukangan sekolah.

Dalam acara ini juga dilakukan penghijauan dan penanaman bibit buah-buahan di halaman SMAN 14 Semarang seperti Alpukat Buaya, Alpukat HAZ, Lemon California dan Durian Bawor.

Staf Khusus Presiden Bidang Inovasi, Edukasi, dan Bidang Eksternal Billy Mambrasar mengapresiasi upaya Pertamina dalam pengembangan energi baru terbarukan.

“Atas nama Presiden Joko Widodo, saya Staf Khusus Presiden RI mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah mengedukasi dan memotivasi ribuan generasi muda Indonesia dengan mengajari mereka cara menjaga energi berkelanjutan dan memberikan kegiatan praktis berupa sumbangan pada sumber energi lain”, Billy.

Bill yang merupakan duta SDG di Indonesia yakin siswa SMAN 14 Semarang bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin.

Beliau juga berpesan agar sekolah dapat menjadi contoh dan pionir di Provinsi Jawa Tengah sebagai sekolah teladan yang unggul, memberikan contoh perilaku energi yang dapat disimpan, dihemat dan digantikan oleh energi lain.

Sementara itu, Kepala SMA N 14 Semarang Aniek Windrayani juga mengatakan bahwa program ini sejalan dengan misi sekolah Adiwiyata yang dipimpinnya.

Dalam keterangannya, Aniek mengatakan: “Saya senang SMAN 14 Semarang diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek ini, yang berkaitan dengan misi sekolah untuk melestarikan lingkungan. Kita semua berharap proyek ini dapat terus sukses di masa depan. .” di acara tersebut.

Siswa SMAN 14 Semarang yang berkumpul di Karya Ilmiah Pemuda (KIR) sempat memamerkan proyek teknologi energinya di Excycling Expo, bahkan ada yang berkesempatan menanam bibit pohon.

Pekerjaan Pertamina di Sekolah Adiwiyata merupakan bagian dari TJSL perusahaan.

Hal ini juga terkait dengan upaya Pertamina dalam mendukung kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam penerapan nilai-nilai Adiwiyata di lembaga pendidikan.

Sejalan dengan komitmen Pertamina, sekolah ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. (token / JPY)