Wisuda MNC University, HT Ingatkan Wisudawan Pentingnya Soft Skill di Dunia Kerja

JAKARTA – Hari Tanosodibjo, Ketua Umum Yayasan Hari Tanosodibjo sekaligus Executive Chairman MNC Group menyampaikan pesan penting kepada lulusan MNC University yakni pentingnya soft skill dalam dunia kerja.

Harry Tano menjelaskan lulusan sudah memiliki hard skill atau keterampilan teknis yang diperoleh melalui pendidikan universitas dalam waktu sekitar 4 tahun.

Namun di dunia kerja, lanjutnya, “soft skill” juga banyak diminati dan menjadi salah satu kriteria utama yang dicari perusahaan.

Baca Juga: Harry Tano Bantu MNC Berikan Kesempatan Kerja Bagi Lulusan Universitas

“Hard skill itu yang dimiliki sekarang, tapi soft skill sebenarnya penting. Dalam sambutannya pada rapat terbuka Senat MNC University pada wisuda program sarjana tahun akademik 2023/2024, Rabu (24 Januari 2023), Harry Tano mengatakan: “Keahlian teknis tidak bisa dibandingkan dengan daya tahan atau kerja keras Anda.” ).

Soft skill dapat dikembangkan melalui pengaruh lingkungan dan aktivitas sehari-hari, sehingga orang tua memegang peranan penting dalam mengembangkan soft skill anak.

Baca juga: Mahasiswa MNC University Kuliah Bersama Praktisi, Kenalkan Budaya Kerja

Harry Tano pun mengaku orang tuanya mengajarinya bekerja keras sejak kecil, sehingga kini ia sudah terbiasa.

“Menurut saya, peran orang tua sangat penting karena membantu saya menjadi seperti sekarang ini. “Sampai saat ini saya bekerja 16-18 jam sehari dan tidak pernah merasa lelah karena karakter pekerja keras saya sudah terbentuk sejak kecil,” ujarnya.

Sebagai organisasi nirlaba, MNC University hadir bukan untuk mencari keuntungan, melainkan mengembangkan pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk memajukan Indonesia.

773 Wisudawan Universitas Bakrie Diharapkan Bisa Bersinergi untuk Indonesia

Congnghenews, JAKARTA – Universitas Bakrie meluluskan 773 mahasiswa dari berbagai jurusan Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah pada Kamis (23/11/2023).

Lulusan juga diharapkan mampu segera beradaptasi ketika memasuki dunia kerja.

BACA JUGA: YAI melepas 878 wisudawan dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat

Ratusan lulusan yang berhasil menyelesaikan jalur studinya berasal dari program sarjana manajemen, ilmu komunikasi, akuntansi, ilmu politik, sistem informasi, teknik informasi, teknik industri, teknik sipil, teknik lingkungan, ilmu dan teknologi pangan serta magister manajemen. .

Wisuda ke XIII juga berlangsung di hadapan Kepala Wilayah III LLDIKTI, Prof. Dr. Toni Toharudin, S.Si., M.Si. Presiden Yayasan Pendidikan Bakrie, Ratna Indira Nirwan Bakrie, perwakilan Grup Bakrie, dan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara, Ir. Bambang Susantono , MCP, MSCE, PhD.

BACA JUGA: Rektor ISTA Jakarta Ingatkan Wisudawan Bahwa Integritas dan Etika Itu Penting

Rektor Universitas Bakria yang juga Ketua Senat Wisuda, Prof. go Sofia W. Alisjahbana mengatakan bahwa “memperoleh ijazah bukan berarti titik akhir dari berhenti studi, namun sekaligus memperoleh ijazah juga merupakan awal dari kehidupan praktis”.

Ratusan wisudawan Universitas Bakrie berkali-kali mencerminkan sinergi optimal antara prestasi akademik dan ekstrakurikuler.

BACA JUGA: Mahasiswa Universitas Bakrie ajak Generasi Z berperan aktif dalam mengurangi produksi sampah plastik

Keseimbangan ini menghasilkan individu-individu yang tidak hanya berkompeten secara profesional, namun juga peduli dan inovatif.

Nilai-nilai profesional, peduli dan inovatif yang menjadi fokus Universitas Bakria tercermin dalam prestasi yang diraih saat ini.

Asal usul lulusan yang beragam, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi, semakin memperkaya keberagaman Taman Sari di Indonesia.

Universitas Bakrie saat ini baru berusia 13 tahun, namun telah meraih beberapa prestasi strategis. Secara internasional misalnya menurut pemeringkatan Times Higher Education (THE), selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2021; 2022 dan 2023,

Universitas Bakrie saat ini diperingkat THE sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

Dalam kesempatan wisuda tersebut, Rektor Universitas Bakria juga mengumumkan bahwa Universitas Bakria juga mengoptimalkan upayanya dalam meningkatkan kualitas jenjang kepelatihan para pengajarnya dengan melatih 3 orang pengajar baru di bidang teknik lingkungan, manajemen dan ilmu pengetahuan dan teknologi pangan.

Presiden Yayasan Pendidikan Bakrie, Ratna Indira Nirwan Bakrie, juga menyampaikan komitmen Yayasan untuk mendorong perguruan tinggi mengembangkan program yang dapat memaksimalkan potensi mahasiswa, baik dari segi teknis maupun soft skill.

“Berbagai program yang dilaksanakan di Universitas Bakrie tidak lepas dari upaya kami untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki kematangan pribadi dan siap memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Go Bambang Susantono dalam sambutannya mengajak para wisudawan untuk berlomba-lomba mengabdikan diri untuk Indonesia. Visi Indonesia 2045 menempatkan nusantara sebagai elemen krusial.

Menjelang abad pertama Indonesia, pola pikirnya terfokus pada pembangunan ekonomi berkelanjutan, peningkatan ketahanan nasional dan pemerintahan, pembangunan yang bijaksana, serta kemajuan sumber daya manusia dan teknologi.

“Saya berharap lulusan Universitas Bakrie dapat menjadi talenta kelas dunia dengan landasan teknologi dan akademik yang kuat,” ujarnya.

Tercatat, terdapat 9 wisudawan terbaik yang mewakili berbagai program gelar. Diharapkan seluruh lulusan dapat menjadi generasi tinggi yang siap bekerja demi mewujudkan Indonesia menjadi bangsa yang besar. (ray/jpnn)