Terobosan Lobstech dan Keresahan atas Nasib Nelayan

Selamat datang Congnghenews di Website Kami!

VIVA – Lobster merupakan salah satu produk perikanan bernilai tinggi yang diperdagangkan di pasar dunia. Kepiting ini sangat dihargai karena rasanya yang lezat dan teksturnya yang unik. Oleh karena itu, budidaya lobster mempunyai potensi besar sebagai usaha yang menguntungkan. Terobosan Lobstech dan Keresahan atas Nasib Nelayan

Salah satu peluang terbesar dalam budidaya lobster adalah nilai ekonominya yang tinggi. Lobster merupakan produk mewah yang diminati pasar internasional, khususnya di negara-negara Barat. Artinya, para peternak lobster akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika berhasil mengembangkan usaha ini.

Lobster juga mempunyai kemampuan untuk tumbuh dengan cepat jika diberi perawatan dan lingkungan yang tepat. Artinya, budidaya lobster dapat menghasilkan panen dalam waktu yang sangat singkat sehingga mempercepat laba atas investasi.

Ada berbagai jenis lobster yang bisa dibudidayakan, antara lain lobster air tawar dan lobster air asin. Hal ini memungkinkan petani untuk memilih strain yang sesuai dengan lingkungan mereka. 12 Amalan Bulan Muharram yang Bisa Menjadi Ladang Pahala

Perkembangan teknologi dalam budidaya lobster, seperti sistem hidroponik dan penelitian nutrisi lobster, telah memungkinkan para petani untuk meningkatkan efisiensi produksi. Selain itu, permintaan lobster terus meningkat di pasar global, terutama di restoran mewah dan pasar seafood. Hal ini menciptakan peluang ekspor yang sangat besar bagi negara-negara produsen lobster.

Namun, untuk berhasil dalam budidaya lobster, para petani harus mampu mengatasi sejumlah tantangan dengan terampil. Pengelolaan yang hati-hati, pemantauan kualitas air secara teratur, dan perencanaan pasokan yang baik dapat membantu mengurangi risiko dan meningkatkan keuntungan dalam pertanian ini. Lobstech: Budidaya lobster di Indonesia

Hendra yang dilatarbelakangi oleh kekhawatiran hilangnya mata pencaharian yang dialami banyak nelayan yang sebelumnya terlibat dalam budidaya kelompok di Situbondo, Jawa Timur, telah menempuh perjalanan luar biasa dalam pengembangan teknologi budidaya lobster.

Melihat besarnya potensi budidaya lobster di Indonesia yang belum tergali dan banyaknya kendala yang dihadapi para petani lobster, Hendra dan timnya menciptakan Lobstech.

Setelah melakukan penelitian menyeluruh selama dua tahun, Hendra dan rekan-rekannya berhasil mengembangkan kotak sensor berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengontrol kualitas air di area budidaya lobster. Kotak ini ditempatkan di dalam kandang lobster dan dihubungkan dengan aplikasi Lobstech yang diinstal di komputer Hendra.

Nelayan yang bekerja sama juga dapat memantau kondisi lingkungan budidaya lobster melalui aplikasi yang dapat diakses dari ponselnya.

Dengan teknologi berbasis IoT Lobstech, produksi lobster bisa meningkat hingga 50 persen. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk beternak lobster pun bisa dipangkas setengahnya, sehingga hanya membutuhkan waktu 3 bulan untuk mencapai masa panen.

Selain itu, bobot lobster juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan sistem ini, berat 100 gram lobster bisa dicapai hanya dalam waktu satu bulan, dibandingkan sebelumnya yang memakan waktu sekitar 8-10 bulan.

Pada awalnya, hanya sedikit nelayan yang bersedia bekerja sama dengan Hendra, namun ketika mereka melihat manfaat dari skema ini dan bagaimana sistem penginderaan yang lebih baik dapat mempercepat pertumbuhan lobster, para nelayan pun segera ikut serta.

Saat ini Hendra sedang menjajaki kerja sama dengan perusahaan Jerman untuk mengembangkan sensor yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi. Lobstech mempunyai visi untuk memperluas jangkauan teknologinya, sehingga dapat dimanfaatkan oleh para nelayan dan peternak lobster di seluruh Indonesia. Terobosan Lobstech dan Keresahan atas Nasib Nelayan

Kedepannya, teknologi Lobstech akan terus dikembangkan, dan disesuaikan dengan berbagai perairan laut di seluruh Indonesia. Inovasi tersebut membuka peluang besar bagi industri budidaya lobster di Indonesia, memberikan solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan, sekaligus memberikan harapan baru bagi para nelayan dan petani lobster di tanah air.

Atas kemajuan inspiratifnya seperti memberdayakan nelayan dengan Lobstech melalui penerapan Teknologi berbasis IoT, Hendra berhasil meraih SATU Indonesia Awards bersama beberapa orang inspiratif lainnya pada tahun 2021.

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. Transformasi digital, kunci kinerja bisnis yang optimal di era disrupsi Disrupsi teknologi yang terjadi di sejumlah sektor usaha membawa tantangan sekaligus peluang. Untuk bertahan dan berkembang di era ini, transformasi digital… Congnghenews 1 Februari 2024