Tiga Tahun Transformasi, ROE BNI Melesat 120 Basis Poin ke 15,2%

Selamat datang Congnghenews di Situs Kami!

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berhasil meraih kinerja positif dan stabil dalam tiga tahun terakhir seiring berjalannya program transformasi. Hal ini tercermin dari tingkat profitabilitas perusahaan yang terus tumbuh yang terlihat pada return on equity (ROE). Tiga Tahun Transformasi, ROE BNI Melesat 120 Basis Poin ke 15,2%

BNI memiliki ROE sebesar 15,2% pada tahun 2023, naik 120 basis poin dari 14% pada tahun 2019. Keuntungan ini dicapai selama kelanjutan modal atau biaya modal, yang mencerminkan peningkatan profitabilitas perusahaan. Ternyata Ini Alasan Sri Mulyani Pakai Jargon Uang Kita Kenalkan APBN

“Transformasi selama tiga tahun terakhir merupakan tonggak penting yang memperkuat landasan bisnis BNI. Kami melihat program transformasi ini hanya sekedar inisiatif. Ini merupakan langkah besar yang mewakili komitmen dan komitmen kami terhadap pertumbuhan dan “Terus berkembang . perubahan di tingkat nasional dan internasional,” kata Direktur Utama BNI Raic Tomelar di Jakarta, Jumat (26/1/2024).

Hasil positif yang diraih tersebut antara lain perbaikan mendasar pada fee based income, efisiensi operasional, dan kualitas aset, jelasnya. Antara tahun 2020 hingga 2023, BNI berhasil mencatatkan rata-rata pertumbuhan pinjaman sebesar 7,9% per tahun. Pertumbuhan kredit, lanjutnya, terutama berasal dari segmen potensial yang berisiko rendah. Segmen ini menyebabkan profil risiko yang lebih rendah tercermin pada aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk risiko kredit, yaitu menurun dari 82% pada tahun 2019 menjadi 73% pada tahun 2023.

“Peningkatan kualitas aset merupakan langkah strategis untuk menjamin keberlangsungan bisnis perseroan dalam jangka panjang di tengah perubahan dinamika perekonomian global,” tegasnya.

Lebih lanjut Royke mengungkapkan, BNI berharap dapat meningkatkan ROE hingga 20% pada tahun 2028. Peningkatan ROE dicapai melalui konsistensi dalam memperhitungkan pertumbuhan kualitatif pada kredit segmen konsumer, korporasi, dan UKM untuk memastikan kualitas aset tetap sehat dalam jangka panjang.

Sementara itu, menurut dia, pendapatan perseroan akan tetap terjaga karena pertumbuhan produksi komersial, efisiensi operasional, dan kontribusi anak usaha. Peningkatan kapasitas SDM dan optimalisasi teknologi menjadi pendukung penting dalam hal ini. Ia menambahkan, perubahan yang terjadi selama tiga tahun terakhir juga menjadi landasan peningkatan potensi hak asasi manusia dan teknologi informasi.

“Kedepannya, agenda kami adalah memperluas digitalisasi proses bisnis, mengembangkan platform perbankan transaksi yang canggih, melakukan transformasi cabang dan meningkatkan skala bisnis anak perusahaan sehingga dapat memberikan proposisi nilai tinggi bagi BNI dan menarik nasabah.” Royk. Tiga Tahun Transformasi, ROE BNI Melesat 120 Basis Poin ke 15,2%

Diantara berbagai tantangan eksternal di tahun 2023 terutama risiko geopolitik, tingginya inflasi dan suku bunga global, terutama perlambatan ekonomi di Amerika dan Tiongkok, tambah Direktur Keuangan BNI Novita Vidya Henrini. Performa yang konsisten. Kuat dan memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham.